Cepat Kaya Secara Ilmiah

Advertisement

Semua orang berhak untuk menjadi kaya. Nah, siapkan mental atau Anda akan pusing karena tulisan ini banyak sekali.

kaya seca ilmiah

(credit : Purnomoloa )

A. Hak Untuk Menjadi Kaya

  1. Seseorang tidak dapat mengembangkan seluruh potensi yang dimilikinya kecuali dia memiliki banyak uang
  2. Sudah menjadi kesepakatan dalam masyarakat bahwa seseorang membutuhkan uang untuk mengembangkan tubuh, jiwa dan pikirannya
  3. Tujuan dari kehidupan adalah perkembangan
  4. Setiap orang memiliki hak untuk menjadi kaya
  5. Tujuan dari alam semesta adalah peningkatan dan perkembangan; dan setiap orang seharusnya memiliki semua yang berkontribusi untuk kekuatan, berkat, ketertarikan and kekayaan kehidupan; menyerah dalam kemiskinan adalah dosa
  6. Sukses dalam hidup adalah mendapatkan yang Anda inginkan; Anda mendapatkan apa yang Anda inginkan hanya dengan menggunakan alat; Anda dapat bebas membeli alat jika Anda kaya; jadi Ilmu Mendapatkan Kekayaan (The Science of Getting Rich) adalah hal yang penting
  7. Orang yang berhasrat untuk hidup berlimpah (abundant) adalah wajar.
  8. Hidup harus memenuhi tiga aspek: tubuh, jiwa dan pikiran. Semuanya harus berkembang bersama, tidak satupun yang lebih penting
  9. Manusia tidak dapat bahagia, ekspresif dan berkinerja baik tanpa ketiga aspek tersebut terpenuhi kebutuhannya
  10. Tubuh perlu makan, pakaian dan perlindungan (pangan, sandang dan papan)
  11. Pikiran perlu rekreasi intelektual, pengetahuan, melakukan perjalanan dan berobservasi
  12. Jiwa perlu untuk mengekspresikan cita, cinta tidak dapat diekpresikan dengan kemiskinan
  13. Kebahagiaan tertinggi manusia adalah dapat mengekpresikan cintanya yang diwujudkan dengan memberi sesuatu. Orang yang tidak dapat memberi sesuatu untuk orang yang dicintainya tidak dapat menempatkan dirinya sebagai seorang suami/isteri, ayah/ibu, warga negara atau manusia. Itulah sebabnya sangat penting baginya untuk menjadi kaya
  14. Adalah hak Anda jika Anda berhasrat untuk menjadi kaya dengan belajar Ilmu Mendapatkan Kekayaan (The Science of Getting Rich). Jika Anda mengabaikannya berarti Anda juga melalaikan tugas Anda untuk diri Anda sendiri, Tuhan dan sesama manusia. Anda tidak dapat melayani Tuhan dan sesama lebih baik tanpa Anda memperlakukan diri Anda lebih baik

B. Ilmu Mendapatkan Kekayaan Itu Ada

  1. Ilmu Mendapatkan Kekayaan (The Science of Getting Rich) itu ada. Ilmu itu adalah ilmu pasti seperti aljabar atau aritmatika.Ada hukum tertentu yang mengatur proses mendapatkan kekayaan. Ketika seseorang mempelajari dan mematuhi sekali hukum itu, ia akan mendapatkan kekayaan sepasti ilmu matematika.
  2. Kepemilikan uang dan properti adalah hasil dari melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat (Certain Way). Orang yang tidak melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat (Certain Way) akan tetap miskin.
  3. Itu adalah Hukum Alam, Hukum Sebab Akibat. Oleh sebab itu orang yang melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat (Certain Way) akan mendapatkan kekayaan.
  4. Pernyataan di atas didukung oleh fakta:
    * Mendapatkan kekayaan tidak dipengaruhi oleh lingkungan.
    * Orang dalam satu daerah/lingkungan dapat saja mendapatkan kekayaan sementara yang lain tetap ada yang miskin.
    * Dimanapun kita lihat orang kaya dan miskin hidup berdampingan dalam satu lingkungan.
    * Dua orang dalam bisnis dan lingkungan yang sama, yang seorang menjadi sukses sementara yang seorang lainnya tetap miskin.
    * Kemampuan untuk melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat (Certain Way) tidak ada hubungannya dengan bakat.
    * Belajar dari banyak orang yang telah mendapatkan kekayaan, mereka adalah orang biasa, tanpa bakat tertentu. Inilah bukti bahwa mereka mendapatkan kekayaan karena mereka melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat (Certain Way).
    * Mendapatkan kekayaan bukan hasil dari menabung atau ‘kikir’. Ada orang hemat namun tetap miskin sementara ada orang yang royal namun kaya raya.
    * Mendapatkan kekayaan bukan hasil berhasil melakukan sesuatu yang gagal dilakukan oleh orang lain. Ada dua orang membangun bisnis yang sama dengan melakukan sesuatu yang hampir tepat sama, yang seorang mendapatkan kekayaan sementara yang seorang lainnya miskin atau bahkan bangkrut.
  5. Kita dapat menyimpulkan bahwa mendapatkan kekayaan adalah hasil melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat (Certain Way).
  6. Kemampuan alami seseorang yang lebih penting dari pada kemampuan uintuk berpikir dan memahami.
  7. Mendapatkan kekayaan melibatkan kepentingan berhubungan dengan orang lain dan dimana ada kesepakatan yang terjadi.
  8. Jika orang lain di kota Anda mampu mendapatkan kekayaan maka Anda pun mampu mendapatkannya.
  9. Sekali lagi ini tidak ada hubungannya dengan profesi atau bisnis tertentu.
    * Adalah benar bila Anda akan melakukan terbaik dalam bisnis sesuai dengan apa yang Anda sukai. Bila Anda memiliki bakat tertentu yang dikembangkan dengan baik maka Anda akan melakukan terbaik dalam bisnis tersebut.
    * Anda akan melakukan yang terbaik dalam bisnis yang sesuai dengan kondisi lokal Anda. Bisnis es krim tentu lebih sukses di daerah katulistiwa daripada di daerah kutub.
  10. Mendapatkan kekayaan tidak tergantung dari dua hal di atas namun dari pembelajaran Anda untuk melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat (Certain Way).
  11. Tidak seorangpun dapat dihalangi mendapatkan kekayaan karena kekurangan modal. Memang benar, ketika Anda mendapat modal peningkatan akan menjadi lebih mudah dan cepat; namun orang yang sudah memiliki modal adalah orang kaya. Tidak peduli seberapa miskin Anda jika Anda melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat (Certain Way) maka Anda pasti mendapatkan kekayaan dan Anda akan mulai memperoleh modal.
  12. Mendapatkan modal adalah bagian dari proses mendapatkan kekayaan; dan adalah sebuah bagian dari hasil yang selalu mengikui tindakan melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat (Certain Way).
  13. Anda mungkin orang termiskin di benua Anda, dengan hutang bertumpuk, tanpa teman, tanpa pengaruh, bahkan sumber daya; namun jika Anda mulai untuk melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat (Certain Way), Anda pasti mulai mendapatkan kekayaan, seperti Hukum Sebab Akibat.
  14. Jika Anda tanpa modal, Anda mampu mendapatkan modal; Jika Anda dalam bisnis yang keliru, Anda mampu mendapatkan bisnis yang tepat; Jika Anda di tempat yang keliru, Anda mampu mendapatkan temapat yang tepat; dan Anda mampu melakukan itu semua dengan mulai dalam bisnis Anda saat ini dan tempat Anda saat ini untuk melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat (Certain Way) yang menjadikan Anda sukses.

C. Apakah Kesempatan Dimonopoli (oleh Pihak Tertentu)?

(Catatan: Bagian ini mulai mengantar kita pada pemahaman tentang Hukum Tarik Menarik atau “The Law of Attraction”)

Advertisement
  1. Tidak ada orang yang tetap miskin karena orang lain telah memonopoli kesejahteraan. Anda mungkin tertutup untuk membangun sebuah bisnis pada bidang tertentu namun pasti ada jalur lain yang terbuka.
  2. Gelombang kesempatan akan berubah arah setiap periode waktu menurut kebutuhan dan evolusi dunia.
  3. Ada kesempatan berlimbah bagi orang yang mengikuti arus gelombang tersebut kecuali jika ia berenang melawan arus.
  4. Jadi karyawan/buruh, baik secara individu atau sebagai sebuah kelas, tidak dijauhi oleh kesempatan. Mereka tidak “diperbudak” oleh “bos” mereka; mereka tidak “direndahkan” oleh kepercayaan dan bisnis besar. Sebagai kelas, mereka tetap menjadi mereka karena mereka tidak melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat (Certain Way).
  5. Kelas buruh akan menjadi kelas “bos” ketika mereka mulai melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat. Hukum kesejahteraan berlaku sama bagi setiap orang termasuk kelas mereka. Ini yang harus mereka pelajari!
  6. Tidak ada seorangpun yang tetap miskin karena kekurangan pasokan kekayaan; ada lebih dari cukup untuk semua orang.
  7. Pasokan yang terlihat tidak pernah habis, dan pasokan yang tidak terlihat benar-benar tidak pernah habis.
  8. Segala sesuatu yang Anda lihat di dunia adalah terbuat dari satu materi dasar, tidak penting bagaimana prosesnya.
  9. Bentuk baru selalu muncul dan yang lama akan terurai, namun semua dibentuk oleh satu materi.
  10. Pasokan materi tanpa bentuk tidak terbatas (no limit). Alam terbentuk dari materi tersebut, namun tidak semua materi itu digunakan. Masih tersedia materi sebanyak 10 ribu kali bahkan lebih dari materi yang digunakan untuk membentuk alam semesta. Jadi kita tidak akan pernah kehabisan materi bahan baku tersebut.
  11. Maka dari itu, tidak ada seorangpun yang miskin karena alam tidak mencukupi atau karena tidak ada apapun di sekitarnya.
  12. Alam adalah sumber kekayaan yang tidak pernah habis. Materi dasar itu hidup dengan energi kreatif dan terus menerus memproduksi lebih banyak bentuk.
  13. Jika seseorang miskin itu karena mereka tidak melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat yang membuat mereka menjadi kaya.
  14. Materi tanpa bentuk itu cerdas; ia adalah materi yang berpikir. Ia hidup dan selalu mendorong kemajuan kehidupan.
  15. Alam adalah sebuah kehidupan yang besar yang selalu bergerak secara alami untuk perkembangan kehidupan dan memenuhi setiap fungsinya.
  16. Alam dibentuk untuk perkembangan kehidupan dan motif pendorongnya adalah peningkatan kehidupan. Tidak pernah ada kekurangan kecuali jika Tuhan mengkontradisikan Diri-Nya sendiri dan melenyapkan ciptaan-Nya sendiri. (There can be no lack unless God is to contradict Himself and nullify His Own works).
  17. Anda tidak akan tetap miskin karena kekurangan pasokan kekayaan. Sumber pasokan tanpa bentuk itu ada dalam perintah setiap orang yang melakukan dan berpikir sesuatu dalam Cara yang Tepat.

D. Prinsip Utama dalam Ilmu Mendapatkan Kekayaan

  1. Pikiran adalah kekuatan dahsyat yang dapat memproduksi kekayaan yang nyata dari Materi Tanpa Bentuk.
  2. Materi Dasar bergerak sesuai dengan pikirannya. Setiap bentuk dan proses yang Anda lihat di alam adalah ekspresi yang terlihat dari sebuah pikiran dalam Materi Dasar. Kita hidup dalam dunia pikiran yang menjadi bagian dari sebuah semesta pikiran.
  3. Pikiran sebuah semesta bergerak meluas ke seluruh Materi Tanpa Bentuk. Materi Berpikir mengambil bentuk dari pikirannya dan bergerak sesuai dengan pikirannya itu.
  4. Di dalam mencipta, Materi Tanpa Bentuk bergerak sesuai dengan deretan gerakan yang telah ditetapkan. Materi Tanpa Bentuk ini menggerakkan daya yang akan menghasilkan sesuatu di sepanjang garis pertumbuhan yang telah ditetapkan.
  5. Setiap pikiran tentang bentuk, yang disimpan dalam Materi Berpikir, akan menyebabkan terciptanya bentuk itu, namun selalu di sepanjang garis pertumbuhan dan tindakan yang sudah ditetapkan.
  6. Materi Tanpa Bentuk akan mengalihkan energi kreatif yang sudah bekerja dalam perdagangan dan komersial ke saluran tertentu yang akan mengakibatkan terciptanya sesuatu dengan cepat tanpa menunggu proses yang lambat dari dunia organik dan anorganik.
  7. Tidak ada pikiran dari sebuah bentuk yang dapat ditanamkan ke Materi Dasar tanpa menyebabkan penciptaan bentuk pikiran itu
  8. Manusia adalah pusat berpikir dan dapat menciptakan pikiran. Ia tidak dapat membentuk apa pun, sampai ia memikirkan benda atau hal itu.
  9. Sejauh ini, manusia belum berpikir untuk berusaha untuk terciptanya bentuk baru dengan menanamkan pikirannya ke Materi Tanpa Bentuk. Ia belum bekerja dengan Kecerdasan Tanpa Bentuk, bekerja “bersama Tuhan”. Ia belum memvisualisasikan bahwa ia dapat “melakukan apa yang ia lihat dilakukan oleh Tuhan.”
  10. Tiga Prinsip Utama dalam Ilmu Mendapatkan Kekayaan:
    * Ada sebuah Materi Berpikir dari mana segalanya dibuat, dan yang dalam keadaan kreatif, mengisi, menembus dan memenuhi ruang kosong di semesta.
    * Sebuah pikiran, dalam Materi ini, menghasilkan benda yang digambarkan oleh pikiran itu.
    * Seseorang dapat membentuk benda dalam pikirannya, dan dengan “menanamkan” pikirannya ke Materi Tanpa Bentuk, ia dapat menciptakan benda yang dipikirkannya.
  11. Proses ini tidak akan gagal karena setiap orang yang dengan tepat melakukan apa yang dirumuskan dalam Prinsip Utama dalam Ilmu Mendapatkan Kekayaan akan menjadi kaya.
  12. Seseorang menjadi kaya dengan melakukan sesuatu dalam Cara yang Tepat; Agar dapat melakukannya, seseorang harus dapat Berpikir sesuatu dalam Cara yang Tepat.
  13. Cara orang melakukan sesuatu adalah hasil langsung dari cara berpikirnya.
  14. Anda harus mendapatkan kemampuan untuk berpikir cara yang Anda inginkan untuk berpikir. Ini adalah langkah pertama menuju kaya.
  15. Memikirkan apa yang Anda ingin pikirkan adalah memikirkan KEBENARAN, terlepas dari apa pun tampilannya
  16. Setiap orang memiliki kekuatan alami dan mendasar untuk memikirkan apa yang ingin ia pikirkan. Memikirkan kebenaran terlepas dari apa pun tampilannya adalah usaha yang membutuhkan kegigihan.
  17. Setiap tampilan di dunia nyata cenderung menghasilkan sebuah bentuk yang sesuai dengan isi pikiran orang yang mengamatinya. Ini hanya bisa dicegah dengan memegang pikiran KEBENARAN.
  18. Melihat tampilan suatu penyakit akan menghasilkan bentuk penyakit dalam pikiran Anda. Puncaknya penyakit dapat menyerang tubuh Anda jika Anda tidak mempertahankan pikiran tentang KEBENARAN, yaitu bahwa tidak ada penyakit. Penyakit hanyalah suatu tampilan, dan realitanya adalah kesehatan.
  19. Memandangi tampilan kemiskinan akan menghasilkan bentuk serupa dalam pikiran Anda jika Anda tidak mempertahanan pikiran KEBENARAN bahwa tidak ada kemiskinan, hanya ada KELIMPAHAN (ABUNDANCE) .
  20. Memikirkan kesehatan dengan di kelilingi tampilan penyakit atau memikirkan kekayaan di tengah kemiskinan memerlukan kekuatan. Seseorang yang memiliki kekuatan ini menjadi seorang Ahli Pikiran (MASTER MIND).
  21. Kekuatan ini hanya bisa didapatkan dengan memahami fakta dasar yang berada di balik semua tampilan bahwa ada Materi Berpikir.
  22. Kita harus menangkap kebenaran bahwa setiap pikiran yang ditahan dalam Materi ini menjadi sebuah bentuk. Seseorang dapat mencetak pikirannya ke Materi ini agar menjadi bentuk dan sesuatu yang nyata.
  23. Ketika kita menyadari ini maka kita melenyapkan ketakutan dan keraguan. Kita tahu bahwa kita dapat menciptakan, mendapatkan dan menjadi seperti yang kita inginkan. Sebagai langkah pertama untuk mendapatkan kekayaan Anda harus percaya Tiga Prinsip Utama dalam Ilmu Mendapatkan Kekayaan.
  24. Anda harus memercayai Tiga Prinsip Utama dalam Ilmu Mendapatkan Kekayaan. Baca pernyataan itu berulang-ulang! Masukkan dalam memori Anda hingga Anda mempercayainya! Bermeditasilah! Jika keraguan datang, buanglah seperti dosa! Abaikan argumen yang menentang ide ini! Hindari pergi ke pelatihan atau pembimbingan yang mengajarkan konsep yang berlawanan! Hentikan membaca buku yang menulis tentang konsep yang berlawanan! Jika keyakinan Anda goyah, semua usaha Anda akan percuma!
  25. Percaya saja! Ilmu menjadi kaya dimulai dengan penerimaan mutlak terhadap konsep ini.

E. Meningkatkan Kehidupan

  1. Anda harus menyingkirkan ide lama bahwa ada kekuatan Tuhan yang menghendaki Anda harus miskin atau yang tujuanNya dapat dilayani dengan kemiskinan Anda.
  2. Materi cerdas, yang adalah segala sesuatu, dalam semua dan yang hidup dalam segala sesuatu serta hidup di dalam Anda, adalah suatu materi hidup dengan tujuan. Ia memiliki hasrat alami dan mendasar dari setiap kecerdasan yang hidup untuk meningkatkan kehidupan. Setiap sesuatu yang hidup harus terus menerus mencari pengembangan hidupnya, karena hidup pada dasarnya harus meningkatkan dirinya sendiri.
  3. Kehidupan dalam prosesnya menggandakan dirinya sendiri. Ia selalu menjadi lebih banyak. Ia harus tetap berproses jika ia melanjutkan keberadaannya.
  4. Kecerdasan dan kesadaran terus berkembang. Setiap pemikiran suatu hal berlanjut ke pemikiran hal yang lain. Setiap fakta yang kita pelajari menuntun kita ke pembelajaran fakta lain. Pengetahuan selalu mengembang. Kita memiliki hasrat berekspresi yang membuat kita mengetahui, melakukan dan menjadi lebih banyak.
  5. Kita harus memiliki lebih banyak benda agar mengetahui, melakukan dan menjadi lebih banyak. Kita harus menjadi kaya agar kita dapat belajar, berbuat dan hidup lebih banyak.
  6. Hasrat untuk menjadi kaya adalah kapasitas pencarian pemenuhan hidup yang lebih besar semata. Setiap hasrat adalah upaya perwujudan sebuah kemungkinan yang belum terwujud. Hidup, dalam proses mencari ekspresi lengkap, membuat Anda menginginkan lebih banyak uang.
  7. Setiap materi kehidupan harus bergantung pada hukum alam yang berlaku. la akan didorong untuk lebih hidup sehingga ia perlu menciptakan sesuatu.
  8. Materi kehidupan ingin lebih hidup menyatu dengan Anda. Ia menginginkan Anda memiliki banyak benda yang dapat Anda gunakan.
  9. Adalah hasrat Tuhan bahwa Anda harus menjadi kaya. Tuhan menginginkan Anda menjadi kaya karena Tuhan dapat mengungkapkan diri lebih baik melalui diri Anda jika Anda memiliki banyak hal untuk digunakan dalam mengungkapkan diri-Nya. Tuhan dapat lebih hidup dalam Anda jika Anda tidak memiliki keterbatasan mengatur penghasilan hidup.
  10. Alam semesta menginginkan Anda memiliki segala sesuatu yang ingin Anda miliki. Alam bersahabat dengan rencana Anda. Percayalah bahwa ini benar!
  11. Sangat penting, bagaimanapun juga, bahwa tujuan Anda seharusnya selaras dengan tujuan yang ada dalam segala sesuatu.
  12. Anda harus menginginkan hidup yang nyata bukan hanya kepuasan badaniah semata. Hidup adalah performa dari fungsi. Orang hanya benar-benar hidup ketika ia mampu memiliki performa yang selaras dan seimbang pada setiap fungsi – fisik, mental, dan spiritual;
    * Anda tidak ingin menjadi kaya supaya hidup bersenang-senang memuaskan hasrat hewani. Itu bukan hidup. Memang, tidak seorang pun hidup dengan utuh jika mengingkari dorongan tubuh akan ungkapan yang normal dan sehat namun performa setiap fungsi fisik adalah hanya bagian dari hidup.
    * Anda tidak ingin menjadi kaya supaya dapat menikmati kenikmatan mental, mendapatkan pengetahuan, memuaskan ambisi, mengalahkan orang lain dan menjadi terkenal. Orang yang hanya hidup untuk kenikmatan intelektual saja hanya memiliki sebagian dari hidup. Ia tidak akan pernah puas dengan bagiannya.
    * Anda tidak ingin menjadi kaya supaya berbuat baik untuk orang lain, kehilangan jati diri Anda demi keselematan orang lain dan menikmati penderitaan demi berderma. Kebahagiaan jiwa hanyalah sebagian dari hidup. Bagian ini tidak lebih baik atau terhormat dari bagian lainnya.
  13. Anda ingin menjadi kaya agar:
    * Anda dapat makan, minum dan gembira ketika tiba waktunya untuk melakukan hal ini.
    * Anda dapat dikelilingi oleh hal yang indah, melihat negeri yang jauh, memuaskan pikiran dan mengembangkan intelektual.
    * Anda dapat mencintai orang, melakukan hal yang baik, dan mampu berperan dengan baik dalam membantu dunia menemukan kebenaran.
  14. Perlu diingat bahwa altruisme yang ekstrem (terlalu dermawan) tidaklah lebih baik atau terhormat dibandingkan egoisme yang ekstrem (terlalu pelit).
  15. Singkirkan gagasan bahwa Tuhan menginginkan Anda mengorbankan diri untuk orang lain, bahwa Anda akan disukai Tuhan karena melakukannya. Tuhan tidak membutuhkan apa pun untuk menjadi baik.
  16. Tuhan menginginkan Anda hidup seutuh mungkin bagi diri Anda sendiri, dan bagi orang lain. Anda dapat lebih membantu orang lain dengan cara hidup seutuhnya daripada dengan cara yang lain.
  17. Anda dapat hidup seutuhnya dengan menjadi kaya. Jadi, memang benar dan layak bahwa Anda harus mencurahkan pikiran utama dan terbaik Anda kepada usaha untuk mendapatkan kekayaan.
  18. Hasrat materi adalah untuk semuanya. Aksinya harus untuk kehidupan yang lebih hidup bagi semua. Ia tidak dapat dibuat bekerja untuk hidup yang lebih rendah bagi beberapa pihak saja karena ia mencari keseimbangan dalam segala sesuatu, mencari kekayaan dan kehidupan.
  19. Materi cerdas membuat segala sesuatu bagi Anda, namun materi tersebut tidak akan mengambil sesuatu dari orang lain dan memberikannya kepada Anda.
  20. Anda harus membuang pikiran persaingan. Anda harus menciptakan, bukan bersaing untuk apa yang sudah diciptakan. Anda tidak perlu menawar habis-habisan. Anda tidak perlu curang. Anda tidak perlu memeras tenaga orang lain.
  21. Anda tidak perlu iri pada keberhasilan orang lain. Tidak ada orang yang memiliki sesuatu yang tidak dapat Anda dapatkan.
  22. Anda akan menjadi pencipta, bukan pesaing. Anda akan mendapatkan apa yang Anda inginkan. Ketika Anda mendapatkan apa yang Anda inginkan, pasti ada orang lain yang terlibat di dalamnya dan secara tidak langsung Anda juga berpengaruh terhadap terpenuhinya apa yang diinginkannya.
  23. Kekayaan yang didapatkan dari persaingan tidaklah pernah memuaskan dan permanen. Mereka milik Anda pada hari ini dan menjadi milik orang lain di esok hari. Ingatlah, jika Anda akan menjadi kaya secara ilmiah dan pasti, Anda harus keluar sepenuhnya dari pikiran persaingan.
  24. Ketika Anda mulai Berpikir bahwa semua uang dimiliki dan diatur oleh orang lain dan Anda harus membuat peraturan untuk menghentikan proses ini maka pada saat itulah Anda terjerumus dalam pikiran kompetisi dan kekuatan Anda untuk menciptakan sesuatu hilang untuk sementara waktu. Kondisi yang terburuk dalam keadaan demikian adalah Anda menghentikan proses kreatif penciptaan yang sudah Anda mulai.
  25. Pahami bahwa ada emas belum ditemukan yang Tanpa batas jumlahnya di bumi. Jika mereka tidak ada, akan ada lebih banyak yang diciptakan dari Materi Berpikir untuk memasok kebutuhan Anda.
  26. Pahami bahwa uang yang Anda butuhkan akan datang, bahkan jika diperlukan ribuan orang akan diarahkan untuk menemukan tambang emas baru esok pagi.
  27. Lihatlah selalu pada kekayaan Tanpa Batas dalam Materi Tanpa Bentuk dan pahami bahwa mereka datang kepada Anda secepat Anda dapat menerima dan menggunakan mereka.
  28. Tidak seorang pun dapat menghalangi Anda mendapatkan apa yang menjadi milik Anda.
  29. Hindari kekhawatiran Anda kehilangan apa yang Anda inginkan karena orang lain mengambil paksa dari Anda. Itu tidak mungkin terjadi. Anda bukan mencari apa yang telah dimiliki oleh orang lain. Anda menciptakan apa yang Anda inginkan dari Materi Tanpa Bentuk yang persediaannya tidak pernah habis.
  30. Bertahanlah pada 3 rumusan pernyataan:
    * Ada sebuah Materi Berpikir dari mana segalanya dibuat, dan yang dalam keadaan kreatif, mengisi, menembus dan memenuhi ruang kosong di semesta.
    * Sebuah pikiran, dalam Materi ini, menghasilkan benda yang digambarkan oleh pikiran itu.
    * Seseorang dapat membentuk benda dalam pikirannya, dan dengan “menanamkan” pikirannya ke Materi Tanpa Bentuk, ia dapat menciptakan benda yang dipikirkannya.
Advertisement

Info Terkait

Updated: Juni 27, 2016 — 3:40 am

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Ayomaju.info © 2016 Frontier Theme