Ciri-ciri Penipuan dalam Investasi Emas Bodong

Dikutip dari MSN.com

JAKARTA. Belakangan, isu investasi emas bodong kembali menghangat. Kebetulan, PT ANTAM (Persero) Tbk (ANTM) juga baru saja meluncurkan layanan depositori emas. Para nasabah bisa membeli emas ANTAM untuk kemudian disimpan dan dijual kembali dengan harga pasar.

Ada satu hal utama yang perlu menjadi perhatian bagi para calon investor. “Kami hanya menjual produk emas hanya menggunakan satu nama tanpa ada embel-embel yang lain,” imbuh Dody Martimbang, GM Bisnis Pengelolaan dan Pemurnian Logam Mulia ANTM, (25/11).

Jadi, ANTM hanya menjual produk emas dengan nama Logam Mulia Antam tanpa embel-embel lain di depan atau di belakang merk dagang tersebut. Hal ini sekaligus menanggapi rilis perusahaan investasi bodong yang dikeluarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) beberapa waktu lalu. Dari ratusan nama yang masuk daftar hitam OJK, ada sejumlah nama yang menyematkan embel-embel logam mulia dan bahkan aneka tambang dalam menawarkan produknya.

Jadi, berinvestasi Logam Mulia Antam melalui layanan baru ANTM yang bernama Berencana Aman Kelola Emas (BRANKAS) bisa dipastikan aman dan juga bukan merupakan investasi bodong. Hal ini makin diperkuat dengan posisi ANTM yang memiliki tiga pilar utama, yakni statusnya sebagai perusahaan pelat merah, memiliki tambang emas sendiri, dan pabrik pengolahan emas sendiri.

Jadi, sudah sepatutnya para calon investor tidak lagi terkecoh. Selain soal nama dagang dan status perusahaan, ada hal lain yang perlu dicermati bagi para calon investor.

“Kalau perusahaannya menawarkan return diatas 20%, itu sudah memiliki indikasi kuat bahwa dia investasi bodong. Itu yang paling gampang untuk dicermati,” jelas Perencana Keuangan Salama Mitra Investa Endy Kurniawan.

Kejelian dari para investor juga diperlukan. Sekarang jaman digital, sehingga untuk memperoleh akses informasi sangatlah mudah. Selain dari OJK, calon investor juga bisa mengakses informasi melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), untuk melakukan pengecekan apakah perusahaan yang bersangkutan merupakan perusahaan bodong atau bukan. Jika tidak terdaftar dalam anggota Bappebti, maka hampir bisa dipastikan perusahaan tersebut adalah perusahaan investasi bodong.

Nah, pengecekan selesai, hati sudah mantap untuk berinvestasi, kini tinggal eksekusinya. “Pilih perusahaan yang terpercaya, sisihkan uang minimal Rp 500.000 per bulan, lalu rencanakan jenis investasi yang tidak akan dijual dalam jangka waktu satu atau dua tahun,” tutur Endy.

Bagikan jika Anda suka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Info Terkait

Beberapa Lokasi Tambang Emas di Indonesia Emas adalah logam mulia yang bernilai tinggi yang harganya terus menerus naik dari waktu ke waktu akibat nilai-nilaian dari uang kertas dan logam yang terjun bebas terhadap emas. E...
OJK : Keuntungan Sampai 10% per Bulan dalam Investasi Itu Pasti Bohong Terkadang sebuah iming-iming keuntungan dalam investasi begitu menggiurkan. Tapi, justru semakin besar yang dinjanjikan semakin meragukan. Oleh karena itu masyarakat perlu mencerma...
Perusahaan Rusia Akan Bangun Rel Kereta di Kalimantan Perusahaan asal Rusia Blackspace berkomitmen untuk membangun rel kereta api sepanjang 500 km di Kalimantan. Blackspace berencana akan membangun kurang lebih 100 km rel kereta ap...
Ketika Yang Lain Hengkang, Toyota Justru Investasi Rp 5,4 Triliun Jika produsen mobil asal Amerika Serikat, Ford yang hengkang dari Indonesia, berbeda dengan perusahaan otomotif asal Jepang Toyota. Mereka akan tetap berinvestasi di negara ini dan...
Ciri-ciri Toko Online Penipu dan Asli Pernahkah Anda membeli barang misalkan handphone, alat elektronik, pakaian, tas, sepatu dan banyak barang lainnya melalui toko online? Jika sudah dan sangat sering, mungkin Anda...
Susahnya Birokrasi Untuk Investasi di Indonesia Terlalu banyak hal yang dapat mempengaruhi pengusaha asing yang ingin menjadi investor. Salah satunya adalah kemudahan yang mereke dapatkan ketika menjalin kerja sama dengan negara...
Jangan buang dulu motherboad lama, ada emas nya! Ops... udah bikin judul tentang motherboard yang ada emas nya, tapi ane kehabisan kata-kata. yaudah simak aja nih video  
Berapa Biaya Membuat Website? Relatif Setahu saya, dalam pembuatan website tidak ada patokan secara resmi di Indonesia. Namun hanya sebagai perkiraan saja, satu buah website rata-rata dibanderol dengan harga Rp 3,5 jut...
Melihat Bisnis Sosial Viral Dunia Maya Apakah Anda pernah memikirkan sebuah postingan yang terkesan biasa saja, namun memiliki banyak like? Itu bisa jadi adalah akal-akalan saja, seperti yang dilakukan oleh sebuah pabri...
Fidget Spinner, Alat Penghilang Stress Berbentuk Mungil Fidget Spinner adalah jenis mainan yang menghilangkan stres. Pada dasarnya terdiri dari bantalan di tengah, desain yang terbuat dari berbagai bahan termasuk kuningan, stainless ste...