Kacaunya Sepakbola Indonesia

Bagikan jika Anda suka

Apakah bangsa ini masih terus berharap tim nasional Indonesia akan masuk piala dunia? Harapan itu sangat berat jika menilik perkembangan sepakbola yang ada di Indonesia. Banyaknya kekacauan sampai eksploitasi ( contohnya timnas u19 kemarin ) semakin memperburuk keaadaan persepak bolaan indonesia.

Kasus 8 besar liga Indonesia kemarin yang melibatkan 4 tim antara lain PSIS Semarang, Persis Solo, PSS Sleman, dan Pusamania Borneo FC. Sepak bola gajah, ya sebutan itu pernah diperdengarkan beberapa tahun lalu yang dilakukan pemain sepak bola indonesia. Hal ini terulang kembali ketika PSS Sleman berhadapan dengan PSIS Semarang. Pertandingan yang sangat memalukan itu berakhir dengan skor 3-2 dengan semua gol dicetak oleh pemain klub masing-masing (bunuh diri), sangat memalukan bukan.

Alasan mereka melakukan gol bunuh diri agar tidak menjuarai puncak klasemen grup demi menghindari klub Borneo FC. Ketakutan PSS dan PSIS sangat beralasan karena Borneo FC bisa dikatan “menakutkan” bagi tim lawan. Terbukti setelah Pesis Solo melakukan “walk over” sebelum pertandingan dimulai. Official Persis Solo mengatakan bahwa mundurnya mereka bukan menyerah tanpa sebab. Mereka merasa tertekan oleh situasi non teknis. Sebenarnya Persis Solo masih memiliki kesempatan lolos karena hanya berselisih 2 poin jika bisa mengalahkan Borneo FC, namun kondisinya sangat tidak memungkinkan bagi tim asal Jawa Tengah tersebut akibat tertekan. Salah satu contoh hal yang aneh dari pertandingan yang dijalani Borneo FC adalah dalam 10 kali pertandingan kandangnya, meraka mendapatkan 8 kali pinalti.

mikir

Siapakah yang salah dengan kejadian ini? apakah pihak keamanan yang tidak bisa menjamin berlangsungnya kompetisi ataukah kesadaran masyarakat yang masih sangat minim. Bandingkan dengan negara yang telah mendukung penuh kompetisi sepak bola antar klub di liga ternama di dunia, sebagai tuan rumah mereka menyemangati tim mereka namun tidak mengintimidasi tim tamu. Jika kejadian ini masih saja terjadi, sampai kapan kita akan bermimpi untuk melihat Timnas Indonesia bisa masuk piala dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.