Lokomotif “Bobo” dan “Boni” Kereta Wisata Ambarawa – Bedono

Advertisement

Informasi ini dihimpun dari treat Oliver Johannes

Sebuah lokomotif dari seri B25 berdiri di meja putar di Halte Bedono yang terletak di puncak bukit dengan rel gigi pada kedua lerengnya. Di lokasi paling atas, lokomotif perlu diputar karena lokomotif roda gigi selalu berposisi pada sisi paling bawah dalam rangkaian kereta api. Gerbong didorong saat mendaki tetapi dihela saat menurun dengan lokomotif terbalik.

lokomotif

Lokomotif roda gigi ca. 1905

Mulai tahun 1902 saat jalur lewat Bedono masih belum selesai dibangun, lima unit lokomotif model ini dibeli dari Pabrik Esslingen di Jerman yang terkenal dari lokomotif roda gigi yang berkualitas. Pada sisi lokomotif terlihat tulisan N.I.S.232 yaitu nomor pendaftaran lokomotif dan DMWI yang berarti jalur di mana lokomotif ini diperkerjakan: Djocja-Magelang-Willem I (Yogyakarta-Magelang-Ambarawa).

Advertisement

Sejak pembentukan DKA pada 1942, lokomotif ini bernomor pendaftaran B2502. Sampai sekarang loko ini masih beroperasi untuk menghela kereta wisata di jalur Ambarawa-Bedono. Lokomotif B2502 ini diberikan nama Bobo sedangkan saudara kembarnya lokomotif B2503 diberi nama Boni. Sayangnya meja putar sekarang sudah tidak digunakan lagi.

Total lokomotif seri ini ada 5;

  1. B2501 ada di museum palagan ambarawa.
  2. B2502 aktif sebagai lokomotif wisata
  3. B2503 aktif sebagai lokomotif wisata.
  4. B2504 habis di jarah masyarakat di depo lok Gundih waktu kerusuhan 97/98.
  5. B2505 menjadi kanibal sukucadang untuk 03

Stoker

Untuk melayani lok kecuali masinis, ada lagi yang disebut stoker. Stoker atau juru api adalah asisten masinis yang tugas utamanya memantau kedudukan level air dalam boiler, mempersiapkan bahan bakar/air untuk di masukan ke boiler, membantu pelumasan komponen gerak sewaktu berhenti/persiapan berangkat dan membantu melihat dan mengawasi bagian lain yang tidak terpantau masinis.

Crew di kabin masinis biasanya hanya ada 2. Masinis dan stoker. tetapi untuk lokomotif tertentu bisa melibatkan 2 stoker.

Di jaman belanda seorang masinis ikut menentukan apakah seorang stoker bisa naik pangkat menjadi masinis tergantung penilaian dari masinisnya. Sekarang istilah stoker di rubah menjadi asisten masinis.

Advertisement

Info Terkait

Updated: Juli 2, 2016 — 8:43 am

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Ayomaju.info © 2016 Frontier Theme