Mantan Buruh Pabrik Sekarang Kaya Raya

Bagikan jika Anda suka

Setelah bekerja selama 5 tahun sebagai buruh pabrik, seorang wanita asal Tiongkok (china) bernama Zhang Xin memutuskan untuk pegi ke London, Inggris. Ia bermaksud untuk memulai hidup baru, seperti kita ketahui terlalu lama bekerja sebagai buruh pabrik maka dalam hidupnya tidak akan lebih berwarna.

Di London, dia bekerja di restoran makanan laut dan belajar bahasa Inggris. Dia lalu mendapat beasiswa untuk belajar di University of Sussex. Young lalu memperoleh gelar master di Economics, Cambridge sebelum akhirnya direkrut Goldman Sachs.

Merasa tidak puas dengan pekerjaannya di bank investasi tersebut, mantan buruh pabrik ini lalu kembali ke China dan menikah dengan Pan Shiyi. Suaminya memiliki karakter yang sama dengannya.

Keduanya mengalami masa-masa sulit sebelum akhirnya berhasil membangun impiannya dan mendirikan SOHO China, perusahaan pengembang real estate. Young lalu pindah ke Beijing. Perusahaan yang didirikannya memiliki aset bernilai US$ 10 miliar denagn total pembangunan seluar 56 juta kaki persegi. Dia telah melakukan 18 pengembangan lahan di Beijing dan 11 di Shanghai.

Pemimpi ini benar-benar memulai karirnya dari nol dan sekarang sukses dengan berbagai rumah yang dibangunnya di China. Total kekayaannya saat ini tercatat sebesar US$ 3,6 miliar dan membuatnya menjadi wanita terkaya ketujuh di dunia.

Profil

Zhang Xin adalah salah satu tokoh bisnis terbesar di China. Dia mendirikan SOHO pada tahun 1995. Dia adalah CEO SOHO. SOHO saat ini merupakan pengembang real estat terbesar di Beijing. Menurut laporan tahun 2014, dia menduduki peringkat 62 di antara wanita paling kuat di seluruh dunia. Xin adalah salah satu pengusaha terkenal di negara ini dengan lebih dari delapan juta pengikut online di Sina Welbo, sebuah alternatif Twitter di China.

Masa Kecil

Zhang Xin lahir pada tahun 1965. Orang tuanya adalah orang Cina Burma. Mereka bermigrasi dari Burma ke China selama tahun 1950an. Xin berusia 14 tahun saat pindah ke Hong Kong bersama ibunya. Xin bekerja di beberapa pabrik kecil selama sekitar lima tahun untuk menghemat uang untuk pendidikan tinggi. Dia belajar Economics di University of Sussex, London. Dia menyelesaikan Master’s in Development Engineering pada tahun 1992 dari University of Cambridge. Xin juga menerima gelar Doktor Kehormatan Hukum dari Universitas Sussex.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.