Dengan masalah budget yang terbatas, terkadang membuat calon pembeli menginginkan laptop baru harus berpikir lagi.

Akhirnya dengan memutuskan untuk mencari laptop bekas atau seken.Dalam hal ini tak masalah jika kondisi laptop yang akan dibeli kondisinya mulus, dan terjamin dari penjual tersebut.

Namun apakah dengan budget tertentu akan puas dengan kinerja laptop yang dibeli?

Poin penting tentang laptop baru dan lama adalah pada performa. Jangan mempunyai persepsi bahwa ketika akan membeli laptop buatan tahun 2010 dengan harga pada waktu itu 5 juta, sedangkan harga yang ditawarkan sekitar 2 juta saja dan kondisi masih mulus dan tak pernah di bongkar.

Sekilas laptop/notebook tersebut terdengar murah. Namun jangan menyesal di kemudian hari, ketika anda mulai mengoperasikan ada beberapa masalah sampai membuat anda emosi.

Ilustrasi Laptop Jadul
Ilustrasi Laptop Jadul

Perkembangan teknologi yang sangat cepat, dalam waktu 2 tahun saja banyak fitur yang jauh lebih banyak. Penulis disini akan menjelaskan pokok permasalahan ketika membeli laptop bekas :

  1. Usahakan kondisi bagus. Tentu ini adalah pertimbangan yang paling penting untuk menghindari resiko kerusakan.
  2. Jangan membeli produk yang terlalu tua, usahakan membeli produk tidak lebih dari 2 tahun.
  3. Seperti halnya handphone, jika membeli android seharga 2 juta pada tahun 2013, maka di tahun 2015 dengan spek yang sama maka harga paling sekitar 1 jutaan saja. Begitu juga laptop, jika harga 5 juta di tahun 2013, maka di tahun 2015 akan jauh lebih murah, yakni sekitar 3-4 jutaan saja pada spek yang sama.
  4. Berapa budget anda dan siapa kah anda?

Poin ke-4 penjabarannya sebagai berikut :

Dana yang anda siapkan untuk membeli laptop sebaiknya sebijak mungkin untuk membeli notebook sesuai kebutuhan. Contoh saja ketika anda terbatas pada dana 3 juta, sedangkan anda mempunyai pekerjaan yang membutuhkan office, browsing internet, design seperti corel, photoshop dan menginginkan game seperti PES atau Fifa.

Bukan tidak bisa, dana 3 juta untuk membeli laptop kondisi baru misal Asus X200MA seharga Rp 3,099,000 untuk digunakan dengan kriteria diatas. Bisa sih bisa, akan tetapi sangat memaksa. Office mungkin tak masalah, design bisa akan tetapi butuh kesabaran, sedangkan untuk bermain game seperti yang disebutkan diatas, sangat tidak nyaman (menurut kami).

Untuk itu dengan dana tersebut mungkin kita bisa mendapatkan laptop bekas intel core i3 bahkan dengan tembahan sedikit lagi mendapatkan i5. Namun perlu diingat, dalam hal seri dual core, i3, i5 dan i7 masing masing mempunyai seri yang berbeda. Struktur yang ada didalamnya adalah sandy bridge, ivy bridge, haswell, broadwell. Usahakan untuk mendapatkan paling tidak ketika membeli laptop berprocessor intel dengan seri ivy bridge keatas.

Jika dana sangat terbatas, paling tidak untuk menjalankan program standar adalah dengan spek minimal seperti ini :

  1. Processor : Intel Pentium B950, atau Amd A8 3530 ( perbandingan kelas : Notebookcheck Processor )
  2. RAM : 2 GB
  3. VGA : Intel Pentium HD, atau Amd Radeon HD 6370 ( notebookcheck VGA )

Intinya : Semakin modern, mulai dari sistem operasi seperti Windows dan software lainnya semakin mutakhir. Otomatis semakin besar juga beban untuk menjalankan program tersebut. Jangan sampai menjadi blunder ketika membeli laptop seken dengan harga yang terlihat sangat murah namun sampai di rumah hanya sebagai calon penghuni museum.

Dan satu lagi, anda harus siap menerima resiko membeli laptop bekas. Untuk itu, hati-hatilah dalam membeli laptop bekas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Editor's Choice