Rumus Bisnis Orang Minang

Bagikan jika Anda suka

Anda pasti sudah tahu slogan yang dibanga-banggakan oleh Pemda Sumatera Barat yang berbunyi;

“Sebelum Orang Berpikir Kita Sudah Berbuat”

Adakah kaitan selogan tersebut dengan keberanian orang Minang untuk memulai bisnis rumah makan Padang?

Yang jelas kita sama-sama melihat banyak rumah makan Padang bertebaran di hampir setiap sudut kota. Dari dua hal itu kalau boleh kita dapat merumuskannya ke dalam bentuk enam tahap perencanaan dan strategi sebuah bisnis.

Tahap I: Adanya peluang utnuk membuka sebuah bisnis. Di mana dalam tahap ini beberapa orang dapat melihat sebuah peluang bisnis namun belum berpikir untuk mewujudkannya.

Tahap II: Berpikir untuk mewujudkannya.

Tahap III: Mewujudkan peluang menjadi sebuah bisnis.

Tahap IV: Menikmati keuntungan bisnis.

Tahap V: Mengembangkan bisnis.

Tahap VI: menguasai bisnis.

Kalau dikaitkan dengan slogan di atas, orang Sumatera Barat berani memulai bisnis rumah makan dan langsung ke tahap III, sementara banyak orang yang lain belum berpikir apa-apa untuk membuka usaha yang sama (Tahap I). Maka ketika orang lain baru berpikir untuk membuka warung makan masakan Padang (Tahap II), orang-orang Minang yang membuka rumah makan lebih dulu mulai menikmati untung usahanya (Tahap IV). Sementara orang lain mewujudkan rencananya membuka rumah makan masakan Padang (Tahap III), orang Minang sudah berhasil mengembangkan usahanya ke lokasi atau kota lain (Tahap V). Dan disaat orang lain baru mulai menikmati untung (Tahap IV), orang Minang sudah merajai bisnis rumah makan masakan Padang (Tahap VI). Inilah yang mungkin menjadi penjelasan akan luar biasanya percepatan bisnis rumah makan masakan Padang.

Satu hal yang jelas dapat kita pelajari dari slogan orang Sumatera Barat adalah ketika Anda melihat sebuah peluang bisnis, tangkaplah dan realisasikanlah peluang itu segera. Kalau kata orang, siapa yang lebih dulu mendaki, dialah yang akan lebih dulu sampai ke puncak. (credit: Ide Gugus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.