Bisnis Modern: Membodohi Kaum Facebooker

Belakangan ini marak sekali informasi yang tidak jelas, terutama di facebook. Kenapa facebook? kok nggak twitter atau Linkedin? mungkin Anda semua sudah tahu bahwa facebook tidak hanya digunakan oleh kalangan yang melek teknologi saja, sebagian besar warga memiliki facebook mulai dari kalangan bos properti sampai penjual pecelele yang tersebar di seluruh Indonesia. Namun sayangnya, keberadaan…

Ketika Media Online Mainstream Mengemis

Berkat teknologi yang semakin maju, memudahkan masyarakat untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Jika dulu orang-orang hanya mendapatkan berita nasional maupun mancanegara melalui televisi, radio atau koran, kini dalam hitungan menit saja orang bisa mendapatkan berita terbaru, bukan begitu? Namun kemudahan ini tidak serta menguntungkan para penerbit berita, terutama media online mainstream. Dari dulu media…

Selamat Hari Pahlawan 10 November 2016

Pahlawan pada jaman dahulu terus berjuang untuk menjaga kedaulatan bangsa Indonesia. Di era digital – modern ini, mereka yang terus berjuang untuk memerangi pembodohan juga sebagai Pahlawan. Perkembangan teknologi telah memunculkan pergeseran. Media massa tumbuh tidak hanya menjadi kekuatan pengontrol kekuasaan, tetapi telah menjadi kepanjangan tangan pemilik media. Pemberitaan yang dinilai menguntungkan dan memberikan citra positif…

Youtube Punya Sosial Media Sendiri “Youtube Community”

YouTube perkenalkan media sosial mereka “Youtube Community”, sebuah komunitas untuk membantu para pencipta video yang dapat berinteraksi lebih intens dengan para fans. Hal ini membuat YouTube lebih dari televisi konvensional, karena mereka dapat berinteraksi dan komunikasi secara langsung antara youtuber dengan viewer mereka. Dilansir dari TechCrunch, manajer senior Youtube Kiley McEvoy mengungkapkan bahwa fitur dari Youtube Community merupakan kolaborasi…

Wartawan Bodrex Adalah Penjahat yang Suka Memeras

Bagi perusahaan obat sakit kepala “bodrex” menguntungkan ataukah sebaliknya? Nama dicatut dengan image negatif. Wartawan bodrex memang cukup lama dikenal di kalangan wartawan dan pejabat serta pengusaha. Istilah wartawan bodrex sendiri muncul dari iklan obat sakit kepala di televisi, yang di dalamnya terdapat ‘pasukan bodrex datang’. Secara faktual wartawan ‘bodrex’ biasanya datang beramai-ramai seperti pasukan.…

Facebook Perbarui Algoritma Supaya Clickbait Musnah

Facebook telah beberapa kali melakukan tweak “New Feed” dan algoritma mereka dalam upaya untuk menjaga postingan yang dilihat oleh pengguna tetap relevan. Sayangnya, belum ada perubahan yang signifikan. Namun satu hal yang pasti : Facebook berjanji untuk memusnahkan clickbait. Ini merupakan langkah yang berpotensi besar, dan salah satu yang membuat jurnalisme handal menjadi lebih dikedepankan,…

Snapchat Mulai Menggeser Keberadaan Twitter

Banyak pakar bisnis terkejut dengan jejaring sosial Snapchat. Snapchat adalah media sosial yang memiliki fitur yang memungkinkan pengguna untuk mengirim pesan, foto, serta dapat menghapus secara otomatis postingan yang lama. Snapchat telah menolak tawaran sebesar $ 3 miliar tawaran pembelian dari Facebook, November 2013 silam. Sekarang tampaknya Snapchat telah membuat sebuah keputusan yang sangat tepat, karena popularitas layanan…

Singapura Beri Hukuman Jurnalis yang Menghasut

Dewasa ini media jumlahnya jauh lebih banyak dibandingkan beberapa dekade sebelumnya. Untuk membuat sebuah media pun tidaklah sulit. Cukup dengan modal terjangkau dan memiliki beberapa jurnalis saja sudah dapat mendirikan situs berita online. Namun banyak juga yang kurang memperhatikan mana berita yang pantas dimuat dan mana yang harusnya tidak dikonsumsi kepada publik. Baru-baru ini salah…

Media di Malaysia Terlalu Kritis, Ujung-ujungnya Gulung Tikar

Sebuah portal berita di Malaysia, The Malaysia Insider telah secara resmi menutup perusahaan pada hari Senin , 14 Maret 2016. Diketahui bahwa media tersebut karena bangkrut. Pimpinan Redaksi The Malaysia Insider, Jahabar Sadiq mengucapkan perpisahannya kepada pembaca di Malaysia. “Selamat tinggal pembaca, dari dekat dan jauh, dan pembaca kita di Malaysia,” kata Jahabar seperti dikutip…

Era Newspaper Telah Usai, Kini Fokus Digital Brand Website

Dengan kemudahaannya pengguna internet di dunia untuk mendapatkan informasi berita terbaru, menggerus keberadaan koran konvensional. Era Newspaper telah usai, sudah banyak perusahaan media yang telah gulung tikar. Dan yang terbaru adalah UK Independent Newspaper, secara bertahap, mereka akan berhenti memproduksi koran dan akan fokus ke digital brand melalui website. The Independent mengatakan bahwa mereka akan…

Editor's Choice