Take Off dan Landing Pesawat, Kursi Harus Ditegakkan

Advertisement

Salah satu hal penting yang telah ditulis sebagai peraturan ketika sedang naik pesawat adalah menegakkan kursi ketika Take Off dan Landing.

take off dan landing

Emang kenapa sih? suka-suka penumpang dong, kan udah bayar?!?

Yup, memang konsumen adalah raja, namun bukan berarti konsumen tidak perlu menerima Term Of Service. Bukan tanpa alasan, kondisi kursi harus ditegakkan ternyata untuk kebaikan penumpang itu sendiri.

Ketika Take-Off, sandaran kursi harus ditegakkan degan alasan ketika pesawat ber-akselerasi dari 0 knot sampai VR, tentu nya penumpang akan merasakan sebuah tarikan kuat ke belakang. Dalam hal ini kalau pilot memutuskan abort Take-off maka autobrake RTO akan bekerja dan speed brake akan deploy serta menghasilkan efek deselerasi.

Dan saat landing, kurang lebih sama. Dalam runway pendek atau ketika hard landing, akan terjadi suatu dorongan ke depan yang dapat memberi efek penumpang akan terasa tertarik ke depan.

Dalam dunia kedokteran, dikenal dengan nama ‘trauma deselerasi’ yang bisa menyebabkan kejutan pada tubuh kita terutama organ jantung.

Advertisement

jantung pesawat take off landing Gambar sebelah kiri merupakan gambaran jantung kita, Anda dapat melihat bagian yang ditunjuk oleh nomor 5 yang berwarna putih dibawah aorta ( 6 ). Bagian tersebut dinamakan Ligamentun arteriosus, fungsinya mengikat aorta ( bagian yang ditunjuk nomor 6 ) pada suatu titik tertentu. Pada saat mengalami deselerasi, struktur-struktur dalam toraks ( dada ) bergerak ke depan, sedangkan aorta ( 6 ) diikat oleh ligamentum arteriosus ( 5 ) tetap pada tempatnya. Sedangkan fungsi aorta sendiri adalah menyalurkan darah ke seluruh tubuh yang dipompakan oleh jantung, dan seperti yang kita ketahui bersama fungsi darah adalah untuk nutrisi dan oksigenasi seluruh tubuh.

Kita bisa membayangkan apa yang terjadi jika kita berbaring saat take off dan landing. Gaya yang ditimbulkan akan menarik semua organ ke arah terjadinya deselerasi. Dalam hal ini akan menarik ke arah depan beban yang semuanya tertumpu di bagian terendah.

Sesuai dengan fungsi awal ligamentum arteriosus ( 5 ) adalah memfiksasi aorta ( 6 ) agar pada tempatnya, deselerasi cepat dapat mengakibatkan robeknya lapisan pada dinding aorta ( 6 ) darah yang berada dalam organ tersebut tumpah ke dalam ruang dada, sehingga dada penuh dengan darah, suplay darah ke seluruh tubuh mengalami defisit, sementara jaringan dan organ lain kekurangan oksigen dan nutrisi. Hal ini juga erat kaitannya dengan fungsi otak, apabila 10 menit otak tidak mendapatkan suplay nutrisi dan oksigen maka akan terjadi kematian jaringan, akibat terburuk tanpa penangan yang cepat bisa menimbulkan kematian.

Untuk itu aturan tersebut perlu untuk kita patuhi demi keselamatan penumpang itu sendiri. (hrz/ source : Dr. Aji Patriajati )

Advertisement

Info Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Ayomaju.info © 2016 Frontier Theme