Taktik Mudah Meningkatkan Semangat Karyawan

Karyawan yang akan mencapai tujuan perusahaan perlu dimotivasi, terlibat dan produktif. Jika itu tidak status quo, ada beberapa hal pada setiap pemimpin dapat dilakukan sekarang untuk meningkatkan sikap anggota tim. Itu menurut Dan Ruch, pendiri dan CEO dari Rocketrip, sebuah startup yang berbasis di Kota New York yang pandai menyimpan uang pada perjalanan bisnis. Sebagai ahli di bidang ekonomi dan perilaku, berikut adalah kata-katanya pada beberapa taktik yang mudah untuk meningkatkan semangat.

1. Rayakan sesuatu.

Sangat mudah untuk melupakan semua kerja keras yang dilakukan seluruh organisasi, atau untuk tidak pernah melihatnya di tempat pertama. Menyadari penjualan, pengembangan produk baru, dan umpan balik pelanggan yang positif memungkinkan karyawan melihat bahwa mereka adalah bagian dari sesuatu yang lebih besar daripada to-do-list mereka.

2. Berikan orang cuti.

Moral yang rendah menciptakan siklus di mana beberapa karyawan emosi dan meninggalkan perusahaan, sementara mereka yang tinggal yang mulai tidak semangat. Memberikan karyawan mengambil cuti untuk mengisi ulang enerji diperlukan, bahkan paling intens.

3. Cari masalah untuk memperbaiki.

Meningkatkan semangat bukan hanya soal menampilkan yang sudah baik. Ini juga berarti menangani hal yang buruk. Jujurlah dengan staf tentang faktor yang membebani bisnis atau dapat mempengaruhi pengalaman kerja, kemudian menunjukkan apa yang akan dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Kuncinya adalah menunjukkan transparansi dan urgensi.

4. Benahi rutinitas.

Runitinitas menyebabkan kelelahan. Kecil, perubahan tujuan – bahkan sesuatu yang kecil seperti perubahan jadwal meeting mingguan.

5. Buat ruang huruf F.

Temukan cara untuk Fun (bersenang-senang), apakah itu piknik, happy hour, karaoke atau paintball. Orang-orang yang bersenang-senang di tempat kerja dapat termotivasi, terlibat dan produktif anggota tim.

Bagikan jika Anda suka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Info Terkait

Contoh Berpikir Kreatif di Tempat Kerja Berpikir kreatif penting untuk setiap organisasi untuk mencegah stagnasi dan untuk menjaga bisnis bergerak maju. Proses berpikir kreatif tidak selalu mudah, dan beberapa stimulasi ...
Etika Penggunaan Penutup Surat Bahasa Inggris Banyak orang yang masih merasa bingung terkait dengan penggunaan penutup surat. Mana yang seharusnya mereka pakai, misalnya 'Best regards', apakah itu bisa diterima semua orang dal...
Survei: Faktor Utama Resign Ketika seorang pekerja melakukan pengunduran diri dalam bekerja atau resign, alasannya tidak selalu sama. Akan tetapi, sebuah riset baru dirilis dan mengindikasikan bahwa faktor ut...
Faktor Kunci dalam Merancang Jaringan Wireless untuk Bisnis Anda Jaringan nirkabel telah menjadi bagian integral dari lingkungan bisnis saat ini, terutama karena semakin banyaknya kebutuhan dalam peningkatan semua jenis perangkat nirkabel: seper...
Etika Menggunakan Smartphone dan Komputer Kantor Perkembangan digital memungkinkan bagi perusahaan untuk berkomunikasi secepat kilat, berbicara secara nirkabel di telepon, dan menjangkau pelanggan yang berada di belahan dunia lai...
Penelitian Hubungan Antara Kesehatan dan Pekerjaan Hasil survei Harvard T.H. Chan School of Public Health menunjukkan empat dari sepuluh orang merasa pekerjaan mempengaruhi kesehatan mereka. Sebanyak 28 persen atau satu dari empat ...
Tingkatkan Produktifitas Kerja dengan 3S Tantangan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) mendorong perusahaan untuk lebih meningkatkan Produktivitas Kerja. Tidak sedikit perusahaan yang terpaksa mengurangi karyawannya. Aditya...
Perlukah Perusahaan Memiliki Karyawan Pria dan Wanita? Dari pengalaman saya saat bekerja pada sebuah perusahaan, pertama perusahaan memiliki karyawan pria dan wanita, saya bertahan sampai beberapa tahun. Sedangkan tahun kemarin, saya b...
Kerja Baru Satu Bulan Berhak Dapat Tunjangan Hari Raya (THR) Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri sudah menerapkan aturan baru mengenai tunjangan hari raya (THR). Hal tersebut tercantum dalan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker)...
Setidaknya Ada Dua Persen Pengusaha Jika Indonesia Ingin Maju Kebanyakan anak muda Indonesia lebih memilih untuk berada di zona nyaman. Itu artinya sebagian besar masih dengan pola pikir untuk bekerja, bukan untuk membuka usaha dengan berbaga...