Ternak Lele Pakai Terpal, Kelihatanya Mudah dan Untung Besar

Salah satu usaha budidaya perikanan adalah ternak lele pakai terpal. Selain lebih praktis, kolam terpal juga efektif untuk membesarkan ikan lele. Kelihatanya mudah, dan beberapa informasi menyebutkan bahwa hasilnya sangat menjanjikan, modal minim bisa untung besar. Benarkah demikian?

Salah satu budidaya lele di kolam terpal yang ada di Desa Sragi, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, menurut pemiliknya, selain lebih hemat daripada kolam permanen, hasil juga lebih maksimal.

Kalkulasi dan analisa biaya ternak lele diantaranya :

Modal ternak lele pakai terpal

  • Biaya untuk pembuatan kolam terpal lingkaran dengan diameter 3 meter
    dan tinggi 1 meter adalah Rp 1.700.000
  • Untuk pakan SD panen 5 sak @300.000 = Rp 1.500.000
  • Bibit sebanyak 10.000 ekor = Rp 300.000
  • Biaya lain-lain kurang lebih Rp 500.000

Total seluruh biaya untuk memulai ternak lele pakai terpal sebesar Rp 4 juta.

Keuntungan ternak lele pakai terpal

Dengan hasil 1 ton, anggap harga terendah adalah 15 ribu per kg, maka penjualannya adalah Rp.15.000.000,- dalam waktu 2 bulan saja.

Rata-rata keuntungan yang didapatkan: Hasil – modal adalah 15 juta-4 juta= 11.000.000 (dua bulan) => 5.500.000 per bulan setiap kolam.

Jika dikalikan dengan banyaknya kolam yang dibuat, maka Anda bisa menghitung sendiri berapa keuntungan yang akan didapatkan.

Kendala

Banyak informasi yang hanya menunjukkan keberhasilan sebuah usaha. Padahal, setiap bisnis ada resikonya, termasuk ternak lele pakai kolam terpal.

Salah satu pemilik usaha ternak lele Eny S. menyebutkan bahwa ia penah membudidayakan lele dan tidak seperti hasil diatas. Menurutnya, ternak lele sebanyak 10 ribu ekor tidak mungkin hanya menyediakan pakan 5 sak – paling tidak untuk lele sebanyak itu membutuhkan 20 sak. Hasil panen konsumsi antara 11 atau paling banyak 12 kwintal itu sudah bagus.

Paling tidak, ada makanan tambahan seperti ayam atau membuat pakan pellet sendiri seperti ampas tahu, katul, dan kepala ikan asin. Tapi itu harus punya mesin untuk mengolahnya, harganya pun tidak murah. Sedangkan tambahan bangkai ayam mungkin bisa menguntungkan. Tapi kalau pakan dan obat obatan kita membeli semua dan kita dapat untung bersih 1 juta atau 2 juta, itu sudah bagus untuk 10 ribu lele.

Dalam 10 ribu lele menghabiskan 3 sak pakan. Eny menjalankan ternak lele menggunakan terpal sudah dua tahun dan banyak kendala yang ditemui.

“Belum angka kematian lele, karna lele jenis kanibal kalau lapar dikit saling bunuh. Aku 2 th ternak lele. Paling dalam dua bulan 10000 lele dapat untung 1 juta kalau harga bagus kematian gak banyak paling 2 juta itu udah banyak banget.” tambah Eny.

Bagikan jika Anda suka

Tinggalkan komentar